Dalam partai pertama Grup H di Piala Dunia Wanita FIFA 2023 ketika Maroko takluk 0-6 dari Jerman pada 24 Juli lalu, pemain berusia 25 tahun tersebut hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Dalam duel melawan Korea Selatan, Nouhaila Benzina yang diturunkan sebagai starter turut membantu Timnas Maroko meraih kemenangan 1-0 . Gol tunggal kemenangan Maroko dicetak Ibtissam Jraidi pada menit ke-6.
Seusai laga, Nouhaila Benzina tertangkap kamera menangis haru setelah menjalani debutnya di Piala Dunia dan berhasil membantu Timnas Maroko meraih kemenangan atas Korea Selatan.
Keputusan Nouhaila Benzina memakai hijab di Piala Dunia Wanita merupakan sebuah sejarah.
Sebelumnya, FIFA melarang menggunaan hijab dalam pertandingan sepak bola wanita selama bertahun-tahun.
Namun, aturan tersebut akhirnya dicabut FIFA pada tahun 2014. Federasi sepak bola tertinggi di dunia itu mengizinkan para pesepak bola wanita untuk memakainya atas alasan relijius.
Nouhaila Benzina diketahui lahir pada 11 Mei 1998. Dia mengawali karier sepak bola profesionalnya bersama ASFAR sejak 2016.
Benzina berhasil menorehkan sejumlah prestasi gemilang bersama ASFAR. Nouhaila Benzina tercatat sukses meraih 14 trofi juara, termasuk tujuh gelar liga.
Adapun bersama Timnas Maroko Wanita, Benzina hanya mampu meraih posisi runner-up Piala Afrika Wanita 2022, dan menjadi juara di ajang UNAF Women's Tournament 2020.
Sumber: Bola.com
Penggunaan hijab dalam pertandingan sepak bola wanita sebelumnya dilarang FIFA.