Hewan-hewan purba seperti dinosaurus, menarik minat baik anak-anak maupun orang dewasa.
Sayangnya, tulang-tulang dinosaurus sangat sulit ditemukan karena sisa-sisa tersebut terkubur di bawah ribuan tahun tanah dan batuan sedimen.Â
Tetapi ada beberapa yang beruntung dan menemukan hampir seluruh rangkanya.
Dinosaurus ini bertubuh mirip bebek yang hidup sekitar 80 juta tahun yang lalu. Pada Oktober 1858, William Parker Foulke menyelenggarakan penggalian di Marl Pits di Haddonfield, New Jersey.
Sumber:Â a-z-animals.com
Scotty adalah spesimen Tyrannosaurus rex yang sangat besar dengan tingkat kelengkapan sekitar 65-70%.
Penemuan Scotty dilakukan pada tahun 1991 di Frenchman River Valley, Saskatchewan, Kanada oleh Robert Gebhardt.
Makhluk ini memiliki tinggi 9,8 kaki, panjang 26 kaki, dan berat 1500 pon. Hampir 60% dari rangka ditemukan selama penggalian, dengan tengkorak yang 75% lengkap. Big John berusia lebih dari 66 juta tahun.
Para ilmuwan berspekulasi tentang kematiannya, bahwa dia mungkin sedang bertarung dengan dinosaurus lain dan mengalami cedera leher yang kemudian terinfeksi.
Big John ditemukan pada bulan Mei 2014 oleh Walter W. Stein di Formasi Geologis Hell Creek di South Dakota. Hell Creek adalah tempat umum untuk penggalian arkeologis dan studi paleontologi.
Big John dijual lelang kepada seorang kolektor pribadi dengan harga $7,7 juta, menjadikannya rangka triceratops termahal hingga saat ini.
Stan merupakan fosil T-rex yang memiliki kelengkapan sebesar 70%. Stan adalah rangka T-rex yang kedua paling lengkap yang pernah ditemukan, setelah Trix dan Sue (lebih banyak tentang mereka nanti).
Dinosaurus besar ini ditemukan oleh Stan Sacrison pada tahun 1987 di formasi geologis Hell Creek di South Dakota.
Tulang-tulangnya tertutup bekas gigitan dan luka, menunjukkan bahwa ia berhasil bertahan dalam banyak konfrontasi, tetapi ukurannya membuktikan bahwa ia mampu bertahan. Teori kematiannya mulai dari kemungkinan ia tewas akibat penyakit atau tua.
Fosil Stan dibeli dalam lelang dengan harga $31,8 juta dan saat ini dipamerkan di Black Hills Institute di Hill City, South Dakota.
Tingkat kelengkapan fosil Trix mencapai 75-80%, dengan sebagian besar tulangnya dalam kondisi baik untuk dianalisis. Belum jelas apakah Trix adalah betina, tetapi spesimen ini ditetapkan sebagai betina.
Dengan mengukur karbon pada tulang-tulangnya, para ilmuwan menduga bahwa Trix hampir mencapai usia 30 tahun ketika meninggal.
Trix menderita beberapa penyakit dan kemungkinan cacat lahir pada rusuknya, akhirnya tewas akibat infeksi parasit di mulut atau tenggorokan.
Penemuan Trix dilakukan oleh Blaine dan Michele Lunstad dari Naturalis Biodiversity Center di Leiden, Belanda.
Horridus merupakan spesies triceratops dan salah satu spesimen terbesar dan paling lengkap yang pernah ditemukan. Panjangnya mencapai 23 kaki, tingginya 6 kaki, dan beratnya 2200 pon.
Triceratops ini ditemukan di Montana pada tahun 2014. Sisa-sisanya saat ini dipamerkan di Melbourne Museum di Australia.
Tingkat kelengkapan fosilnya mencapai 90%, dengan 250 tulang berhasil dipulihkan dari total 380, dan panjang sekitar 42 kaki. Sue hidup 67 juta tahun lalu dan meninggal saat berusia 28 tahun.
Sumber: a-z-animals.com
'Dueling Dinosaurs' adalah dua rangka (T-rex remaja dengan triceratops) yang terperangkap dalam batu pasir. Bersama-sama, 'Dueling Dinosaurs' memiliki tingkat kelengkapan sebesar 98%.
Spesimen ini ditemukan pada tahun 2006 oleh tim Clayton Phipps, Mark Eatman, dan Chad O'Connor.
Trio tersebut sedang menggali di Hell Creek Formation di Montana ketika mereka menemukan fosil mengesankan setelah beberapa menit menggali.
Tulang mereka menunjukkan kerusakan dari gigitan dan bekas tanduk, menunjukkan bahwa mereka sedang bertarung. Fosil 'Dueling Dinosaurs' saat ini dipamerkan di North Carolina Museum of Natural Sciences.
Mari lihat pembahasan mengenai dinosaurus dengan sisa rangka tulang paling lengkap.