Penemuan pedang langka dari abad pertengahan di dasar danau Polandia menjadi sorotan media pada 2020.
Dilansir Ancient Origins (12/8/2020), pedang ini diperkirakan berusia lebih dari 1000 tahun dan berasal dari masa dinasti Piast.
Dinasti Piast berperan besar dalam sejarah Eropa Timur dan kristenisasi Polandia.
Pedang ini ditemukan oleh para ahli dari Nicolaus Copernicus University dan Museum of the First Piast di dasar Danau Lednica.
Mereka melakukan penelitian arkeologi di Danau Lednica yang sudah menjadi lokasi penggalian sejak tahun 1950-an.
Danau yang berdekatan dengan ibukota Piast ini memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi bangsa Polandia dan menyimpan banyak peninggalan kuno.
Dilansir Notes from Poland (22/7/2022), sebuah pedang kuno yang berusia sekitar seribu tahun ditemukan di Polandia selatan.
Pedang ini ditemukan di dekat desa Lewin Klodzki, dekat perbatasan dengan Republik Ceko, oleh seorang penjelajah yang mendapat izin dari arkeolog.
Pedang ini memiliki panjang hampir satu meter dan hanya terkubur 30 sentimeter di bawah permukaan tanah.
Tidak ada artefak lain yang dapat membantu mengidentifikasi pemiliknya atau benda-benda logam lain yang ditemukan bersama pedang ini.
Marek Kowalski, arkeolog Lower Silesian Office for the Protection of Historical Monuments
Belum diketahui apakah pedang ini terkubur di abad ke-11 atau kemudian.
Namun, ahli yang memeriksa senjata itu, tidak ragu mengenai usia pedang itu.
Pedang ini diperkirakan berkaitan dengan dinasti pertama yang menguasai Polandia hingga abad ke-14.
Dr. Lech Marek, dari Institut Arkeologi Universitas Wrocław
Dilansir LiveScience (28/12/2020), sebuah pedang sederhana yang dikoleksi museum kecil di Italia ternyata merupakan salah satu pedang tertua.
Pedang itu ditemukan di biara San Lazzaro degli Armeni oleh Vittoria Dall'Armellina, seorang mahasiswi arkeologi.
Meskipun pedang ditulis sebagai artefak Abad Pertengahan, Dall'Armellina menyadari bahwa pedang itu lebih mirip senjata dari Zaman Perunggu.
Ia dan rekan-rekannya melakukan analisis dan menemukan bahwa pedang tembaga-arsenik itu berasal dari Zaman Perunggu awal, sekitar 5.000 tahun yang lalu.
Pedang itu ditemukan di Anatolia (sekarang bagian dari Turki).
Dilansir LiveScience (28/12/2020), sebuah makam kesatria Viking berusia 1.100 tahun ditemukan oleh arkeolog di Norwegia.
Makam dan pedang tersebut ditemukan di kebun rumah milik seorang warga.
Arkeolog menyoroti posisi pedang yang berada di sebelah kiri jenazah.
Pedang Viking hampir selalu dikubur di sebelah kanan jenazah.
Mereka berteori kalau si kesatria kidal dan pedang diletakkan di sebelah kirinya sebagai persiapan untuk kehidupan setelah kematian yang serba terbalik dari kehidupan, sesuai kepercayaan Viking.
Dilansir The Guardian (16/6/2023), sebuh pedang perunggu berusia lebih dari 3.000 tahun ditemukan di selatan Jerman.
Kantor negara bagian Bavaria untuk pelestarian monumen sejarah (BLfD) mengatakan kalau pedang tersebut ditemukan dalam penggalian di Nördlingen, antara Nuremberg dan Stuttgart.
Pedang yang masih berkilau itu diyakini berasal dari akhir abad ke-14 SM, pertengahan Zaman Perunggu.
Pedang tersebut berasal dari sebuah kuburan berisi kerangka seorang pria, wanita, dan anak laki-laki.
Selain pedang, benda-benda berbahan perunggu lainnya juga ditemukan di kuburan tersebut.
Prof. Mathias Pfeil, kepala BLfD
Pedang-pedang kuno berusia ribuan tahun ditemukan di berbagai negara.