Calon presiden Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah daerah di Papua. Dalam kunjungan tersebut, Ganjar turut menyerap aspirasi masyarakat, khususnya pendidikan bagi anak Papua.
”Dari titik-titik yang kami kunjungi, masyarakat menyampaikan butuh pendidikan yang baik. Dan itu harus,” kata Ganjar di acara deklarasi Relawan Tanah Papua untuk Ganjar-Mahfud, di Jayapura, dikutip dari Kompas.id.
Kepada ribuan simpatisan yang memadati Lapangan Entrop, Jayapura, Ganjar menyampaikan perhatiannya pada pendidikan anak Papua.
Dia menyebut, pemerintah harus memastikan anak Papua mendapat akses pendidikan optimal.
Kepada sukarelawan, Ganjar menyampaikan program unggulannya, agar tiap keluarga, termasuk di Papua, bisa memiliki minimal seorang sarjana.
Dia ingin anak Papua, khususnya yang menempuh pendidikan di luar Papua, seperti di Pulau Jawa, diperhatikan dengan baik hingga menyelesaikan studi.
”Kekayaan yang ada di Papua harus dikelola. Dan di depan saya ini (anak Papua) harapan pemimpin Papua, bahkan Indonesia. Kalau bukan Anda, mungkin anak atau cucu Anda. Jadi, kita harus bergerak dan bangkit bersama,” ujarnya.
Menurutnya, kekayaan gang ada di Papua harus dikelola.
“Dan di sepan saya ini, (anak Papua) harapan pemimpin Papua, bahkan Indonesia. Kalau bukan Anda, mungkin anak atau cucu Anda. Jadi, kita harus bergerak dan bangkit bersama,” tegas Ganjar.
Koordinator Sekretariat Bersama Relawan Tanah Papua untuk Ganjar-Mahfud, Yulianus Dwaa mengatakan, kehadiran mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut di Jayapura itu untuk meresmikan sekretariat bersama 25 sukarelawan se-Tanah Papua.
Selama di Papua, Ganjar juga bertemu dan meminta restu serta petuah dari orang tua adat, kepala suku, dan tokoh agama di Papua.
”Setelah bertemu dengan para orang tua adat dan tokoh agama serta sukarelawan, besok Pak Ganjar akan segera balik (dari Papua),” pungkasnya.
Ganjar memiliki program unggulannya agar tiap keluarga termasuk di Papua, bisa memiliki minimal seorang sarjana.