Cacing parasit ini bisa mencuri nutrisi kucing dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, bahkan dapat menulari manusia. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang ciri-ciri kucing cacingan dan cara mengobatinya.
2. Berat Badan Turun: Meskipun kucing mungkin makan dengan lahap, Moms mungkin melihat bahwa berat badannya turun. Ini bisa terjadi karena cacing mencuri nutrisi dari makanan kucing.
6. Muntah-Muntah: Kucing yang mengalami muntah-muntah dan perut buncit dapat menunjukkan adanya cacing di saluran pencernaan.
9. Perubahan pada Mata: Kondisi mata kucing yang terlihat sayu, berair, dan muncul selaput juga dapat menjadi indikasi cacingan.
10. Bulu Rontok, Tampak Kusam: Jika bulu kucing tampak kusam dan mengalami perubahan warna, ini bisa menjadi tanda kucing terinfeksi cacing.
11. Selalu Merasa Lapar: Kucing cacingan tak selalu kehilangan nafsu makan; sebaliknya, mereka mungkin selalu merasa lapar tanpa mengalami peningkatan berat badan.
4. Kutu: Kutu yang terinfeksi cacing pita dapat menginfeksi kucing jika kucing memakan kutu tersebut.
Diagnosis cacing gelang biasanya dilakukan melalui tes tinja, yang mencari telur cacing gelang dalam sampel kotoran kucing. Kucing yang terinfeksi cacing gelang biasanya diberi obat cacing melalui mulut.
Cacing pita seringkali terkait dengan kutu. Oleh karena itu, pengobatan melibatkan pemberian obat anti kutu bersamaan dengan obat cacing yang efektif untuk melawan cacing pita dan cacing gelang.
Tes tinja juga dapat digunakan untuk mendeteksi telur cacing tambang. Pengobatan melibatkan pemberian obat cacing melalui mulut, tetapi perawatan lanjutan dan pencegahan mungkin diperlukan karena cacing tambang dapat menyebabkan masalah serius.
3. Pemeriksaan Rutin: Jadwalkan pemeriksaan rutin ke dokter hewan untuk memeriksa keberadaan cacing dan mendapatkan saran tentang perawatan pencegahan yang sesuai.
Segera bawa kucing ke dokter supaya cacing yang ada di dalam tubuh kucing tidak menyerap gizi kucing lebih banyak.