Roller CVT model sliding memiliki kelebihan dibandingkan dengan roller CVT biasa.
Meskipun roller sliding atau yang berbentuk trapesium tidak begitu populer, namun roller sliding memiliki keunggulan dalam responsivitas dibandingkan dengan roller biasa. Keunggulan ini disebabkan oleh bagian roller yang lebih besar yang menyentuh dinding variator (pulley). Dengan bagian yang lebih besar yang bersentuhan dengan dinding variator, roller model sliding mampu mendorong rumah roller dan v-belt dengan lebih baik, yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja transmisi. Oleh karena itu, roller sliding mampu memberikan respon yang lebih baik terhadap perubahan putaran mesin.
Meskipun putaran gas rendah, sepeda motor tetap responsif berkat penggunaan roller sliding. Keberhasilan roller sliding ini tergantung pada pemasangan yang benar dan tidak terbalik. Secara keseluruhan, penggunaan roller sliding dapat meningkatkan responsivitas, pengalaman berkendara, dan kinerja sepeda motor matik.
Terdapat kekurangan pada roller CVT model sliding, terutama dalam hal ketahanan dan biaya, meskipun memiliki kelebihan. Roller jenis sliding ini memiliki tingkat keausan yang lebih tinggi daripada roller standar berbentuk bulat. Setelah digunakan selama satu tahun, roller jenis ini mungkin sudah menipis karena kerjanya yang lebih intens dibandingkan dengan roller standar. Selain itu, harga roller jenis ini juga relatif lebih mahal daripada roller standar. Dalam hal ini, keputusan untuk menggunakan roller sliding atau roller biasa akan bergantung pada preferensi dan kebutuhan individu.
Jika seseorang lebih memprioritaskan responsivitas yang lebih baik meskipun dengan risiko penggunaan yang lebih pendek dan biaya yang lebih tinggi, maka roller sliding bisa menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.
Namun, bagi mereka yang lebih mengutamakan ketahanan dan biaya yang lebih terjangkau, roller biasa bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Dengan menggunakan roller yang berat, perubahan sudut puli depan dapat dipercepat, sehingga sepeda motor dapat dengan cepat beralih ke gigi yang lebih tinggi. Di sisi lain, penggunaan roller yang ringan akan meningkatkan akselerasi motor karena putaran mesin akan tetap tinggi pada rasio puli yang lebih besar.
Penurunan 1 hingga 2 gram dari ukuran roller bawaan pabrikan sudah cukup untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar motor matic.
Jarak tempuh roller pada motor matic biasanya mencapai 25.000 hingga 27.000 kilometer.
Itulah kelebihan dari roller CVT motor matik berbentuk trapesium atau model sliding. Semoga bermanfaat!